PENGARUH PROGRAM ADIWIYATA TERHADAP REMAJA
(NOVIANDYA)
Remaja atau yang biasa
orang awam menyebutnya dengan istilah “ABG” yang berarti anak baru gedhe merupakan masa dimana seseorang berada pada tingkat
emosi yang berubah atau labil. Pada tingkat usia ini remaja cenderung untuk
bersikap mengikuti arus global. Pada era saat ini pandangan mengenai arus
global sangatlah buruk dimana remaja cenderung bersikap temperan dan tingkat kepeduliannya rendah. Bisa dilihat
dari lingkungan yang tidak terawat dan sampah-sampah yang berserakan. Maka dari
itu SMA Negeri Mojoagung mengadakan progam sekolah adiwiyata. Apa itu sekolah
adiwiyata? Bagaimana hubungan program sekolah adiwiyata dengan remaja?
Secara umum orang mengenal
istilah adiwiyata dihubungkan erat dengan lingkungan. Namun dalam pengertiannya
adiwiyata merupakan tempat dimana seseorang mendapat ilmu pengetahuan, norma,
dan etika alam kehidupan sosial. Sedangkan program adiwiyata merupakan salah
satu program kementrian lingkungan hidup dalam rangka mendorong terciptanya
lingkungan yang bersih dan asri. Pada tahun ini, SMA Negeri Mojoagung ditunjuk
untuk menjadi sekolah adiwayata. Dengan adanya program ini bisa menjadikan
siswa untuk peduli terhadap lingkungan. Karena pada jenjang SMA merupakan masa
remaja yang dipenuhi akan konflik dan tingkat emosi yang labil. Kepekaannya
terhadap lingkungan sangatlah minim. Sehingga, SMA Negeri Mojoagung mengadakan
program adiwiyata dengan beberapa program yang menarik, salah satunya yaitu ‘bank
sampah’.
Bank sampah adalah bank
yang menghimpun sampah-sampah ditukar dengan rupiah. Terlihat sebagai ambil
contoh adalah ketika ada salah satu anak kelas X yang terkenal dengan sikapnya
yang tidak peduli namun semenjak adanya bank sampah ia rajin dalam pengumpulan
sampah-sampah agar dapat ditukar menjadi rupiah. Untung dengan adanya bank
sampah ialah memotivasi siswa untuk peduli terhadap lingkungan dalam artian
bahwa sampah-sampah yang berserakan tidak hanya menjadi tontonan usang belaka,
namun dengan sampah-sampah tersebut dapat dijadikan sebagai rupiah. Dalam hal
kepekaan remaja terhadap lingkungan meningkat dengan adanya program ini. Selain
program bank sampah, SMA Negeri Mojoagung mengadakan program untuk merenovasi
kelas agar menjadi kelas yang nyaman dengan maksud menuju program adiwiyata.
Dan dalam program adiwiya ini siswa bisa menjadi lebih kreatif dengan
menumpahkan pikiran-pikirannya dalam menghias kelas mereka masing-masing. Selain
itu SMA Negeri Mojoagung mensugestikan untuk menghemat listrik dan menghemat
air. Serta program yang lainnya yaitu di setiap kamar mandi terdapat ‘klompen’
atau sandal kayu. Komplen tersebut berfungsi untuk siswa jika ingin ke kamar
mandi diharuskan untuk melepas sepatu dan memakai klompen tersebut. Dengan
memakai klompen dapat menghemat air karena menyiramnya hanya 2-3 kali sudah
bersih, namun jika memakai sepatu bisa lebih dari 3 kali. Hal tersebut dapat
menghemat penggunaan air, menurut salah satu guru di SMA Negeri Mojoagung. Hal
tersebut terbukti dapat meningkatkan kepekaan siswa terhadap lingkungan.
Dengan adanya program
sekolah adiwiyata ini dengan berbagai program yang dilaksanakan di SMA Negeri
Mojagung terbukti dapat meningkatkan kepekaan siswa terhadap lingkungan.
Sehingga keterkaitan adiwiyata terhadap remaja sangatlah erat. Serta program
adiwiyata sangat membantu dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Ditulis berdasarkan tugas KIR SMANEMA 2014-2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar